Articles

Peluang Pencapaian Kembali Swasembada Beras Melalui Strategi Revitalisasi Pertanian

In Abstract November 2005 on Maret 5, 2012 by gunturprimordia

Peluang Pencapaian Kembali Swasembada Beras Melalui Strategi Revitalisasi Pertanian

 

Nurul Muddarisna

 

Abstark: Kebijakan impor beras tampaknya sampai saat ini masih menjadi agenda pemerintah yang sulit dihindari mengingat produksi beras nasional relatif belum mampu mencukupi kebutuhan seluruh penduduk. Prestasi swasembada beras pernah diraih oleh bangsa Indonesia tahun 1984 melalui program intensifikasi pertanian, namun seiring pertambahan jumlah penduduk, peningkatan produksi beras nasional yang kurang berarti secara kuantitatif menjadikannya belum mampu mengimbangi peningkatan kebutuhan beras nasional. Beberapa faktor diduga memberikan kontribusi terhadap relatif stagnannya produksi beras nasional diantaranya: marginalisasi kepemilikan lahan, maraknya konversi lahan pertanian, serta kurangnya keperpihakan pemerintah terhadap pengembangan sektor pertanian. Menyadari pentingnya menjaga stabilitas ketahanan pangan serta perekonomian nasional, maka upaya menjadikan kembali sektor pertanian sebagai basis pembangunan ekonomi nasional telah dilakukan oleh pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu melalui strategi revitalisasi pertanian. Sebuah harapan besar untuk dapat mencapai kembali prestasi swasembada beras jika strategi revitalisasi pertanian tersebut dapat diterjemahkan dalam sebuah bentuk kebijakan konkrit dilapangan yang menunjang kegiatan dan kemajuan sektor pertanian serta didukung oleh segenap lapisan masyarakat

 

Kata kunci: swasembada beras, setrategi revitalisasi pertanian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: